松怒
2019-05-21 06:01:03
2017年12月7日下午5点20分发布
更新于2017年12月7日下午5点20分

Jusuf Kalla Meninjau Gedung Bowling Center di Palembang

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau sejumlah场地亚运会2018年巨港,Kamis(7/12)。 Foto Istimewa

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau sejumlah场地亚运会2018年巨港,Kamis(7/12)。 Foto Istimewa

雅加达,印度尼西亚 - Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau langsung pembangunan sejumlah sarana olahraga di Palembang yang akan digunakan di ajang Asian Games 2018,Kamis 7 Desember 2017。

Venue pertama yang dikunjungi Jusuf Kalla adalah Gedung Bowling Center di Jakabaring Sport City yang dibangun oleh APP Sinar Mas。 Setelah itu Jusuf Kalla bersama rombongan meninjau场地射击,voli pantai,dayung,sepak takraw,水处理计划,stadion utama Gelora Sriwijaya Jakabaring。

Tak hanya melihat langsung pembangunan场地 - 地点pertandingan,Jusuf Kalla juga mengecek kesiapan rusunami yang akan digunakan untuk tempat menginap para atlet selama Asian Games 2018 berlangsung。

亚运会2018年rencananya akan diikuti lebih dari 12 ribu atlet dan akan ditayangkan secara live di beberapa negara seperti Indonesia,China dan Jepang。 “Ini kesempatan bagi swasta untuk menampilkan produk-produk terbaiknya,”kata Jusuf Kalla。

Swasta memang dilibatkan dalam亚运会2018年,khususnya dalam pembangunan sejumlah场地。 Salah satu yang dilibatkan adalah Sinar Mas。 Mereka antara lain membantu membangun场地untuk olahraga保龄球场巨港。

“Semoga prestasi atlet kita semakin terangkat dan masyarakat memiliki alternatif yang lebih lengkap untuk berolahraga,”kata常务董事Sinar Mas Saleh Husin yang mendampingi Jusuf Kalla。

Saleh Husin mengatakan pihaknya turut membantu membangun gedung保龄球中心dengan总dana lebih dari Rp 26 Miliar。 Pembangunan gedung ini akan selesai akhir tahun ini dan diserahterimakan awal tahun 2018。

“Kami juga membantu senilai 4 juta USD dana cash untuk kegiatan Asian Games 2018,”katanya。 Ia juga menyebutkan Sinarmas turut membantu renovasi 16 gedung-gedung olah raga di Jakarta dan sekitarnya yang akan digunakan para atlet untuk berlatih menghadapi Asian Games ini。

“Pengerjaannya sudah dilakukan selama setahun terakhir dengan total biaya sekitar Rp 70 miliar,” katanya。-Rappler.com