蔺捭
2019-05-21 05:01:02
2017年6月20日下午3:07发布
2017年6月20日下午3:07更新

Ilustrasi。 Foto oleh EPA

Ilustrasi。 Foto oleh EPA

雅加达,印度尼西亚 - Otak perampokan sekaligus pembunuhan terhadap nasabah bank Davidson Tantono(30)tewas ditembak oleh Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta。

SFL,inisial otak perampokan sekaligus pembunuhan Davidson,ditangkap di sebuah apartemen di Banyuwangi,Jawa Timur,pada Senin malam。 Bersamanya turut ditangkap dua terduga pelaku lainnya。

Setelah ditangkap,petugas lalu meminta SFL menunjukkan senjata api yang digunakannya untuk menembak Davidson。 Kepada petugas SFL mengatakan senjata api tersebut ia buang di Jalan Arteri Porong-Sidoarjo。

Polisi lalu membawa SFL ke lokasi tersebut。 Ketika petugas mencari senjata api itulah SFL kemudian berusaha merebut senjata petugas。 Sempat terjadi tarik-menarik sebelum SFL akhirnya ditembak。

SFL kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Soetomo博士,namun ia tewas dalam perjalanan。 “Kami lakukan otopsi terhadap jasad SFL,”kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono di Jakarta,Selasa 20 Juni 2017。

Selain itu Polisi juga menangkap kekasih SFL berinisial RCL yang diduga berperan menyiapkan tempat atau lokasi pertemuan para tersangka sebelum dan sesudah merampok。

Satu tersangka lainnya yang juga berhasil ditangkap adalah NFR yang diduga berperan menghambat orang yang mengejar pelaku perampokan。

Dari hasil penangkapan ini,Argo mengatakan pihaknya berhasil menyita uang tunai Rp6 juta,beberapa unit telepon selular dan jaket milik salah satu tersangka yang digunakan saat beraksi。

Sebelumnya,petugas juga telah meringkus empat tersangka lain yakni IR(meninggal dunia)TP,M dan DTK yang diduga termasuk 10 anggota komplotan perampokan di Daan Mogot,Jakarta Barat。

Dari penuturan para tersangka,Argo melanjutkan,komplotan perampokan di Daan Mogot itu telah 23 kali beraksi di Jakarta,Tangerang,Cirebon dan Bekasi。 总计mereka telah meraup sekitar Rp1,56 miliar dari hasil perampokan tersebut。

Seperti diberitakan sebelumnya,komplotan ini merampok dan menembak Davidson usai mengambil uang tunai Rp350 juta ke bank di daerah Daan Mogot,Jumat siang 9 Juni lalu。

Akibat aksi ini,Davidson meninggal dunia。 Padahal duit sebesar Rp 350 juta akan digunakan untuk membayar karyawan koperasi。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com