潘辋气
2019-05-21 15:01:03
2017年6月19日下午1:00发布
2017年6月19日下午1:00更新

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi(kiri),Menteri Kesehatan Nila F Moeloek(kedua kanan)seusai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ramadniya 2017 di Monas,Jakarta,Senin(19/6)。 Foto oleh Aprillio Akbar / ANTARA

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi(kiri),Menteri Kesehatan Nila F Moeloek(kedua kanan)seusai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ramadniya 2017 di Monas,Jakarta,Senin(19/6)。 Foto oleh Aprillio Akbar / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan menjelang lebaran ini ada tiga hal yang menjadi perhatian khusus Presiden Joko“Jokowi”Widodo。

Perhatian pertama Presiden,kata Tito,adalah soal stabilitas bahan pangan。 “Beliau(Jokowi)menginginkan tidak terjadi kelonjakan bahan pangan,”kata Tito dalam Apel Operasi Ramadniya 2017 di Lapangan Silang Monas,Jakarta,Senin 19 Juni 2017。

Perhatian kedua Presiden Jokowi adalah masalah keamanan dan kenyamanan selama Ramadan dan hari raya idulfitri。 “Kita diminta mengamankan dari kejahatan konvensional seperti copet,jambret,todong,pencurian,dan lain-lain,”kata Tito。

Selain itu,Tito melanjutkan,Presiden Jokowi juga meminta kepada polisi untuk terus mewaspadai aksi terorisme。

Terakhir,Tito mengatakan,Presiden meminta arus mudik dan arus balik lebaran dikelola dengan baik sehingga tidak lagi terjadi penumpukkan kendaraan di satu titik。

Presiden Jokowi tak ingin insiden yang terjadi di Tol Brebes Timur Exit(Brexit)tahun lalu terulang lagi tahun ini。 Saat itu sedikitnya 12 orang meninggal diduga karena kelelahan。

“Beliau(Jokowi)tidak ingin terjadi peristiwa tahun lalu yakni peristiwa Brexit misalnya yang menyengsarakan masyarakat,”tandas Tito。-Rappler.com