寇弦笔
2019-05-21 04:01:10
2017年6月14日下午5:37发布
2017年6月14日下午5:37更新

Siti Rokayah(85)digugat Rp1,8 Miliar oleh anaknya sendiri。 Foto oleh Adeng Bustomi / ANTARA

Siti Rokayah(85)digugat Rp1,8 Miliar oleh anaknya sendiri。 Foto oleh Adeng Bustomi / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Pengadilan Negeri Garut Jawa Barat menolak gugatan sebesar Rp1,8 miliar yang diajukan seorang anak kepada ibunya yang bernama Siti Rokayah(83 tahun)。

“Memutuskan bahwa gugatan penggugat ditolak untuk seluruhnya,”kata Ketua Majelis Hakim Endratno Rajamai saat sidang perdata di Pengadilan Negeri Garut,Rabu 14 Juni 2017。

Gugatan sebesar Rp1,8 miliar diajukan oleh Handoyo dan istrinya Yani Suryani kepada ibunya Siti Rokayah。 Persoalan ini bermula dari persoalan utang-piutang sebesar Rp 21,5 juta。

Hakim menilai utang yang semula sebesar Rp21,5 juta hingga menjadi perkara gugatan sebesar Rp1,8 miliar tidak dapat dibuktikan oleh penggugat dalam persidangan。

Dengan adanya putusan hakim tersebut,maka tergugat yakni Siti Rokayah dan anaknya bebas dari seluruh gugatan materil sebesar Rp1,8 miliar。 “Jika ingin mengajukan upaya hukum silakan sesuai dengan waktu yang ditentukan,”katanya。

Menanggapi putusan pengadilan,Kuasa Hukum Penggugat Jopie Gilalo menyatakan akan menanyakan terlebih dahulu kepada Handoyo dan Yani terkait upaya hukum selanjutnya。

Handoyo dan Yani tidak hadir dalam sidang hari ini。 Sedangkan ibunya yang digugat,yakni Siti Rokayah,hadir di persidangan dengan menggunakan kursi roda。

Perwakilan keluarga tergugat Eep Rudiana mengatakan dirinya bersyukur kasus gugatan tersebut ditolak oleh Pengadilan Negeri Garut。 Meski begitu ia dan keluarga akan tetap memaafkan Yani dan suaminya。

“Amih(panggilan Siti Rokayah)memaafkan ke Yani termasuk Handoyo,apalagi ini ibu sama anak,mana ada ibu yang tidak sayang anak,”katanya。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com