亓徇
2019-05-21 04:01:10
2017年6月14日下午4:28发布
2017年6月14日下午4:29更新

MELAYAT。 Pimpinan Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab(kedua dari kanan)duduk di jejeran kursi yang sama dengan Zakir Naik(keempat dari kanan),ulama asal India yang kini tengah buron。 Pertemuan itu terjadi di Saudi pada Selasa,13 Juni。 Foto:istimewa

MELAYAT。 Pimpinan Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab(kedua dari kanan)duduk di jejeran kursi yang sama dengan Zakir Naik(keempat dari kanan),ulama asal India yang kini tengah buron。 Pertemuan itu terjadi di Saudi pada Selasa,13 Juni。 Foto:istimewa

BANDUNG,印度尼西亚 - Pimpinan Front Pembela Islam(FPI)Rizieq Shihab terlihat menikmati hidupnya di Arab Saudi。 Salah satu orang yang dia temui selama berada di sana adalah Zakir Abdul Karim Naik,ulama asal India。

Informasi tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Rizieq,Sugito Atmo Prawiro melalui pesan pendek pada Rabu,14 Juni。 Kedua orang itu bertemu saat bersama-sama melakukan takjiyah ke rumah Syekh Kholid Al Hamudi,seorang ulama Arab Saudi。 Kholid terlihat tengah berduka karena ibunya baru saja meninggal。

Dalam pertemuan yang berlangsung Selasa 13 Juni itu,Rizieq terlihat bertegur sapa dan melakukan percakapan dengan Zakir。

“Intinya HRS(Habib Rizieq Shihab)berterima kasih kepada ZN(Zakir Naik)karena sudah berkunjung ke Indonesia。 ZN pun bangga dengan perjuangan HRS selama ini,“ujar Sugito kepada Rappler sore ini。

Rizieq dan Zakir memiliki kesamaan。 Mereka sama-sama sedang menghadapi persoalan hukum di negaranya masing-masing。 Zakir diduga melanggar Undang-undang tentang Pencegahan Aktivitas Terlarang 1967. Melalui organisasinya,伊斯兰研究基金会(IRF),Zakir dituduh mengirimkan sejumlah dana kepada Abu Anas,seseorang yang dikaitkan dengan konspirasi kelompok teroris ISIS。

Bahkan,Pemerintah印度memasukan nama Zakir ke dalam red notice ke Interpol Perancis agar bisa memulangkan Presiden IRF itu。 Namun,menurut pemberitaan媒体,Zakir dilaporkan sudah menjadi warga negara沙特阿拉伯。

Sementara,Rizieq juga tengah menjadi buronan karena kasus percakapan dengan konten pornografi yang diduga dilakukan bersama Firza Husein。 Usai menunaikan ibadah umrah,Rizieq justru tidak kembali ke Indonesia untuk mengikuti proses penyelidikan。 Polda Metro Jaya telah memasukan nama Rizieq ke dalam Daftar Pencarian Orang(DPO)。

Sedangkan,Pengajuan nama Rizieq ke dalam daftar red notice telah ditolak oleh Interpol。 BACA : )

Kedekatan di antara Zakir dan Rizieq diduga sudah cukup lama。 Bahkan,媒体马来西亚menulis jika Rizieq dan Zakir sempat berangkat ke Saudi bersama-sama dari吉隆坡。

Tetap sibuk

Walaupun tidak berada di Indonesia,bukan berarti Rizieq sepi kegiatan。 Rizieq memanfaatkan waktunya berada di Saudi untuk bertemu dengan beberapa tokoh dan para ulama。

Menurut Sugito,setiap hari kliennya selalu disibukkan dengan undangan dari para tamu yang datang。 Para tamu datang dari berbagai negara,termasuk tokoh dari Indonesia yang kebetulan sedang melaksanakan umrah。 Bahkan pada Selasa kemarin,Imam Besar FPI itu memenuhi undangan dari pejabat dan ulama di negeri minyak itu。

“Hampir setiap hari,Habib Rizieq Shihab tak punya waktu istirahat,banyak undangan dan kunjungan yang datang,”kata dia。

Saat ini Pemerintah Saudi telah mengabulkan permohonan多次入境签证dan izin tinggal bagi Rizieq hingga satu tahun ke depan。 Kendati demikian,Sugito mengatakan Rizieq tidak akan menetap di Saudi。 Dia menjanjikan kliennya akan pulang secepatnya ke Indonesia。

“Tetap akan pulang secepatnya untuk menyelesaikan persoalan fitnah di Polda Metro Jaya,”kata dia tanpa menyebut tanggal Rizieq kembali ke Indonesia。 - Rappler.com