高遴
2019-05-21 06:01:07
2017年6月14日下午1:41发布
2017年6月14日下午1:41更新

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla menerima bukti setor zakat dari Kepala Badan Zakat Nasional Bambang Sudibyo di Istana Negara,Jakarta,Rabu(14/6)。 Foto oleh Puspa Perwitasari / ANTARA

Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla menerima bukti setor zakat dari Kepala Badan Zakat Nasional Bambang Sudibyo di Istana Negara,Jakarta,Rabu(14/6)。 Foto oleh Puspa Perwitasari / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo membayar zakat penghasilan sebesar Rp 45 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional(Baznas)di Istana Negara,Rabu 14 Juni 2017。

Besaran zakat Presiden Jokowi sebesar Rp 45 juta diketahui dari tanda bukti pembayaran zakat。 Di sana tertera zakat yang dibayarkan Jokowi sebesar Rp 45 juta。

Dari tanda bukti tersebut juga diketahui Dasar Pengenaan Zakat atau penghasilan Jokowi dalam setahun yakni sebesar Rp 1.8 miliar。

Zakat penghasilan Presiden Jokowi tersebut diterima secara langsung oleh Ketua BAZNAS,Bambang Sudibyo。 Ia menilai langkah Presiden membayar zakat akan menjadi teladan kepada masyarakat。

“Dengan terbitnya Undang-undang No.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat,maka zakat,baik pengumpulannya maupun pendistribusiannya sudah menjadi urusan negara,”kata Bambang Sudibyo。

Selain Presiden Jokowi,pejabat lain yang turut membayar zakat di Istana Negara yaitu Wakil Presiden Jusuf Kalla,Kabinet Kerja,Pimpinan BUMN,serta Pejabat Eselon 1 Kementerian dan BUMN。

Ini bukan pertamakalinya Presiden Jokowi mengajak pejabat menyetor zakat melalui Baznas。 Tahun lalu,Presiden juga mengumpulkan para menteri dan pejabat di Istana untuk membayar zakat。 Saat itu,pajak yang disetor Presiden sebesar Rp 40 juta。

-Rappler.com