松怒
2019-05-21 14:01:10
2017年6月13日上午10:01发布
更新时间:2017年6月13日上午10:01

Buni Yani menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan usai memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta,Kamis,11月10日。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Buni Yani menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan usai memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta,Kamis,11月10日。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam(API)menggeruduk Pengadilan Negeri(PN)Bandung untuk mengawal sidang perkara dugaan penyebaran kebencian dengan terdakwa Buni Yani,Selasa 13 Juni 2017。

Buni Yani tiba di Pengadilan Negeri Bandung dengan menggunakan mobil Elf sekitar pukul 08:10 WIB。 Memakai kemeja putih,Buni didampingi 11 kuasa hukumnya。

“Dakwaan yang zalim dan tak masuk akal ini kelihatannya dapat perintah dari si pemesan order。 Dan kita sudah tahu siapa pemesan order ini,“kata Buni saat dihubungi Rappler,Senin 12 Juni 2017。

Baca:

Kasus ini bergulir setelah Buni mengunggah potongan rekaman video mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama tentang Surah Al Maidah Ayat 51 ke media sosial。

视频tersebut kemudian病毒性hingga berujung pada kasus penistaan​​ agama yang membuat Ahok divonis 2 tahun penjara。 视频unggahan Buni sendiri dilaporkan ke polisi karena dianggap telah menyebarkan kebencian。

Ia dijerat dengan Pasal 28 ayat(2)Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE)dengan ancaman maksimal enam tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 Miliar。

Sidang akan dipimpin Ketua Majelis Hakim M Sapto dengan anggota M. Razzad,Tardi,Judjianto Hadi Laksana,dan I Dewa Gede Suarditha。 Sidang ini juga dijaga oleh puluhan petugas polisi。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com