高遴
2019-05-21 05:01:01
2017年6月12日下午5点38分发布
更新于2017年6月12日下午5点38分

Tersangka kasus dugaan penyebaran kebencian Buni Yani menunjukkan surat permohonan Praperadilan di PN Jakarta Selatan,Jakarta,Senin(5/12)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Tersangka kasus dugaan penyebaran kebencian Buni Yani menunjukkan surat permohonan Praperadilan di PN Jakarta Selatan,Jakarta,Senin(5/12)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Pengadilan Negeri Bandung akan menggelar sidang perdana kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Buni Yani,Selasa besok,2017 Juni。

Dalam sidang nanti,Buni akan didampingi sekitar 30 orang kuasa hukum。 “Insya Allah sudah sangat siap,”kata Buni Yani saat dihubungi Rappler,Senin 12 Juni 2017。

Buni terjerat kasus ujaran kebencian setelah ia mengunggah cuplikan rekaman pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama ke media sosial。

视频itu kemudian menjadi病毒hingga berujung pada kasus penistaan​​ agama yang membuat Ahok divonis 2 tahun penjara dan kini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua,Depok。

Buni Yani sendiri dijerat Pasal 28 ayat(2)Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE)dengan ancaman maksimal enam tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 Miliar。

Buni menilai dakwaan terhadapnya tak masuk akal。 Ia juga percaya jika kasus yang menjeratnya adalah pesanan。 “Dakwaan yang zalim dan tak masuk akal ini kelihatannya dapat perintah dari si pemesan order。 Dan kita sudah tahu siapa pemesan order ini,“ujar Buni。

Buni tidak mengungkap siapa pemesan order yang dimaksud。 Namun ia mengatakan,orang yang dimaksud sudah jadi pembicaraan umum dalam beberapa minggu terakhir ini。

“Sama pemesannya dengan kasus Rizal dan Jamran,kasus Habib Rizieq,kasus Pak Amien Rais,dan semua kasus yang penuh berbau kriminalisasi,”sebutnya。“Kita harus melawan orang-orang yang merusak demokrasi ini。”

Selain didukung 30 pengacara,Buni Yani juga akan mendapat sokongan dari ormas Aliansi Pergerakan Islam(API)Jabar。 Rencananya mereka akan menggeruduk pengadilan saat sidang digelar。

Ketua API Jabar Asep Syarifudin pihakanya mendukung Buni Yani karena telah terjadi kriminalisasi terhadap ulama,aktivis Islam,dan gerakan dakwah Islam。

Menurutnya,kasus Buni Yani ini seharusnya dihentikan,setelah Ahok dinyatakan bersalah。 “Kami berharap kasusnya dihentikan,karena Ahok sudah terbukti menista Islam,”kata Asep。 -Rappler.com