倪瑜僵
2019-05-21 02:01:01
2017年6月12日下午2:20发布
2017年6月12日下午2:20更新

Pergantian jabatan Gubernur Akpol dilakukan secara simbolis dalam acara serah terima jabatan di Mabes Polri di Lapangan Bhayangkara,Akpol Semarang,Jawa Tengah,Senin(12/6)。 Foto oleh Fariz Fardianto

Pergantian jabatan Gubernur Akpol dilakukan secara simbolis dalam acara serah terima jabatan di Mabes Polri di Lapangan Bhayangkara,Akpol Semarang,Jawa Tengah,Senin(12/6)。 Foto oleh Fariz Fardianto

雅加达,印度尼西亚 - Setelah kasus pembunuhan terhadap seorang taruna tingkat dua Akademi Kepolisian Muhammad Adam mencuat,Mabes Polri akhirnya resmi melakukan mutasi jabatan terhadap Inspektur Jenderal Anas Yusuf。

Anas Yusuf diganti oleh Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara。 Sementara Anas Yusuf kini menjadi perwira analis utama di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian RI。

Pergantian jabatan ini dilakukan secara simbolis dalam acara serah terima jabatan yang digelar Mabes Polri di Lapangan Bhayangkara,Akpol Semarang,Jawa Tengah。

Rycko Amelza mengatakan akan mengevaluasi total semua program pendidikan yang ada di Akpol agar kejadian pembunuhan seorang taruna pada tempo hari tidak terulang lagi。

Ia ingin sistem pendidikan Kepolisian diperbaiki mulai jenjang pendidikan kepolisian karir,pendidikan Kepolisian umum maupun tahapan penelitian dan sistem keamanan(security)kampus。

“Men y ..................................... 2017年6月12日。

Seperti diberitakan sebelumnya,Muhammad Adam tewas setelah dipukuli para seniornya sehabis latihan,pada Kamis 18 Mei malam。 Sebanyak 14 taruna senior ditetapkan jadi pelaku penganiayaan terhadap Adam。

Sedangkan CAS,seorang taruna tingkat tiga,ditetapkan sebagai pelaku utama dalam kasus ini。 Rycko meminta publik bersabar menunggu evaluasi rampung dilakukan oleh pihaknya。 -Rappler.com