高遴
2019-05-21 02:01:04
2017年6月12日上午11:18发布
2017年6月12日上午11:18更新

Sejumlah calon jemaah umrah bersiap meninggalkan Tanah Air menuju Arab Saudi di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang,Banten,Selasa(30/5)。 Foto oleh Muhammad Iqbal / ANTARA

Sejumlah calon jemaah umrah bersiap meninggalkan Tanah Air menuju Arab Saudi di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang,Banten,Selasa(30/5)。 Foto oleh Muhammad Iqbal / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia(YLKI)mengingatkan masyarakat agar tak tergiur umrah berbiaya murah。 Sebab saat ini banyak biro umrah bermasalah。

“Saat ini lebih dari 100 ribuan calon jemaah umrah masih mangkrak,belum diberangkatkan,”demikian pernyataan tertulis YLKI yang diterima Rappler,Minggu 11 Juni 2017。

YLKI menghitung saat ini ada 770-an biro umrah yang mengantogi izin dari Kementerian Agama。 Namun kinerja biro umrah terdaftar ini tak selalu baik。 Ini bisa dilihat dari banyaknya aduan jemaah umrah yang masuk ke YLKI。

Per 06 Juni,YLKI mencatat setidaknya ada 6.778 pengaduan calon jemaah umrah dari 6 biro umrah,yaitu:First Travel(3.825),Hannien Tour(1.821),Kafilah Rindu Ka'bah(954),Komunitas Jalan Lurus(122),Basmalah Tour和旅行(33)dan Zabran dan Mila Tour(24)。

Aduan-aduan tersebut telah dilaporkan oleh YLKI ke Kementerian Agama pada 24 Mei 2017.Namun hingga kini belum mendapatkan respon。 “Jika dalam satu minggu ke depan Kemenag belum merespon,YLKI akan mengadukan Kemenag ke Ombudsman RI,”tulis YLKI。 -Rappler.com