家戍恪
2019-05-21 05:01:07
2017年6月11日下午4:46发布
更新时间:2017年6月11日下午4:46

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Sebanyak 500雷管peledak diamankan oleh Petugas Aviation Security(Avsec)Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar,Sulawesi Selatan,Minggu 11 Juni 2017。

“Kami menerima laporan dari petugas Avsec bandara bahwa ditemukan tiga paket dibungkus kardus yang diduga detonator,”ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar,Minggu。

雷管雷管tersebut dibungkus dengan karton dan pembungkus kue。 Di atasnya terdapat keterangan jika isi bungkusan adalah dokumen dan makanan。 Bungkusan tersebut dikirim melalui perusahaan jasa pengiriman dengan nomor注册SMU 3689331 itu。

Pengirimnya bernama H Jamaluddin Daeng Karaman,warga Sungguminasa,Kabupaten Gowa,Sulawesi Selatan。 Sementara penerimanya bernama Haji Raji,warga Jalan MT Haryono Gang Cenderawasi Nomor 24,Katapan,Kalimantan Barat。

Saat berada di bagian kargo bandara,bungkusan itu sempat ditimbang petugas。 Namun mereka tidak merasa curiga terhadap bungkusan tersebut。 Keganjilan baru terlihat setelah bungkusan itu dimasukkan dalam mesin pemindai。

Setelah bungkusan mencurigakan itu dibuka,ditemukan detonator yang dibungkus dengan karton dan pembungkus kue。 Pihak keamanan Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin lantas mengamankan paket tersebut di area steril。

“Jadi barangnya itu setelah dikemas dan diberikan label serta data-data dokumen siap untuk dikirim ke tujuan,tapi saat pemeriksaan di bagian X-ray petugas avsec curiga dan menyuruh orang JNE untuk bongkar ulang,”kata Dicky Sondani。

“Rencananya paket tersebut dikirim menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-611 dengan tujuan Pontianak,”kata Dicky Sondani。 Belum diketahui tujuan pengiriman detonator-detonator tersebut。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com