亢芹
2019-05-21 14:01:10
2017年6月7日下午5点10分发布
更新于2017年6月7日下午5点10分

Tersangka kasus dugaan penyebaran kebencian Buni Yani menunjukkan surat permohonan Praperadilan di PN Jakarta Selatan,Jakarta,Senin(5/12)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

Tersangka kasus dugaan penyebaran kebencian Buni Yani menunjukkan surat permohonan Praperadilan di PN Jakarta Selatan,Jakarta,Senin(5/12)。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan tersangka Buni Yani akan memasuki babak baru。 Kasus ini akan mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung pada Selasa,2017年6月13日。

“(Akan disidangkan)mulai 13 Juni 2017 pukul 09:00 WIB,”kata Buni Yani melalui pesan singkat,Rabu,7 Juni 2017.Buni mengatakan dirinya telah menerima surat pemberitahuan dari Pengadilan Negeri Bandung。

Buni enggan berkomentar mengenai kesiapannya menghadapi sidang perdananya itu。 Ia menyerahkan semuanya ke tim kuasa hukum。 “Selebihnya silakan tanya tim kuasa hukum saja,”ucapnya singkat。

Kuasa hukum Buni Yani,Aldwin Rahadian,mengatakan pihaknya siap menghadapi persidangan nanti。 “Kita siapkan pembuktian dan para ahli,”ujarnya。

Rencana sidang Buni Yani pada Selasa pekan depan juga dikonfirmasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang menangani kasus tersebut。

“Benar,sidang perdana(Buni Yani)akan digelar 13 Juni,”ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar Raymond Ali saat dihubungi。

Raymond mengungkapkan,tim Jaksa Penuntut Umum telah siap menyampaikan berkas dakwaan di persidangan nanti。 “Yang jelas dari kita sudah siap,”kata Raymond。

Sidang kasus ini akan digelar di Pengadilan Negeri Bandung usai Mahkamah Agung menyetujui pelimpahan kasus dari Kejati DKI Jakarta ke Kejati Jabar。

Semula,Buni akan disidangkan di Pengadilan Negeri Depok。 Tetapi,dengan alasan keamanan sidang diputuskan digelar di Bandung。

Buni diajukan ke persidangan karena dituduh telah menyebar kebencian bernada SARA dengan mengunggah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada September lalu。 -Rappler.com