祭蹴
2019-05-23 10:15:09
2017年10月24日下午7:56发布
2017年10月24日下午7:56更新

KONTES KECANTIKAN。联合创始人印度尼西亚选美大赛Mukie Dardjati Muza,Puteri Indonesia Pariwisata Karina Nadila tampil sebagai pembicara'Rappler Talk',Selasa,2017年10月24日。摄影师devin Yiulianto / Rappler

KONTES KECANTIKAN。 联合创始人印度尼西亚选美大赛Mukie Dardjati Muza,Puteri Indonesia Pariwisata Karina Nadila tampil sebagai pembicara'Rappler Talk',Selasa,2017年10月24日。摄影师devin Yiulianto / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - 迪巴利克sebuah kontes kecantikan yang menuai banyak stereotype oleh sebagian masyarakat印度尼西亚,terdapat sisi positif lain yang masih belum diketahui oleh orang banyak。

Hal ini dikuak dalam Rappler Talk yang membahas tentang lika-liku kontes kecantikan pada Selasa,24 Oktober 2017。

联合创始人印度尼西亚选美大赛2004年,bek berdiri sejak tahun,Mukie Dardjati Muza会员komentarnya terkait anotype ajang kontes kecantikan di Indonesia。 “Mereka tidak hanya cantik,tapi memiliki kepribadian yang sangat beragam dan smart。 Tak hanya itu,para pemenang juga memiliki sosok yang humble,这是关键点 touk bertemu dengan banyak orang,“jelasnya。

Mukie menyatakan bahwa sebagian masyarakat印度尼西亚masih hanya berfokus pada kontroversi kontes kecantikan yang menggunakan pakaian bikini。 “Ketika setiap tahun kita hanya bahas soal bikini,sepertinya itu sudah menjadi topik yang out of date sekali,kita harus liat dampak positif lain,”ujar Mukie。

(BACA JUGA: )

Ia juga menambahkan,bahwa banyak dampak positif yang menguntungkan Indonesia,ketika kontestan naik ke tingkat internasional。 Tak hanya dari pihak kontestan yang diuntungkan,namun pihak lain seperti desainer, 化妆师 hingga perajin suvenir dapat meluaskan jaringan usahanya。

Tak hanya itu,sebagai salah satu pemerhati kontes kecantikan sejak tahun 2004,Mukie juga menjelaskan bahwa kontes kecantikan di Indonesia semakin didukung oleh pemerintah。 Hal ini terkait dengan dukungan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan untuk turut berpartisipasi,ketika kontestan akan berangkat ke tingkat internasional。

Mukie juga mengimbau bahwa untuk menjadi pecinta kontes kecantikan,网友印度尼西亚harus cerdas untuk memberikan saran dan masukan bagi para kontestan。 “Saya kira ini menjadi seni untuk berpikir positif,bagaimana memberikan komentar dan saran yang baik。 Kita harus bisa memaklumi kondisi-kondisi tertentu,semisal ketika kontestan public speaking- nya buruk,oh mungkin dia lelah。 Atau jika catwalk- nya belum bagus,berarti ia harus masih belajar,dan lain sebagainya,“ujarnya。

Puteri Indonesia Pariwisata 2017,Karina Nadila yang akan maju ke ajang Miss Supranational pada minggu ke-2 bulan November 2017 menjelaskan bahwa Puteri indonesia bertujuan untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia。 “Dengan tujuan beauty,脑行为, menjadi Puteri Indonesia dapat memberikan dampak-dampak sosial untuk masyarakat luas。 我们是变革的推动者,我们是无声的声音 ,“paparnya。

Sebelumnya,Karina sudah memiliki mimpi untuk menjadi Puteri Indonesia sejak kecil。 Ia menceritakan bahwa ia mengikuti setiap kontes kecantikan tiap tahun untuk mempelajari jawaban dan pembawaan mereka。 “Saya tidak mau mengubah diri saya。 Saya belajar untuk 调整 kriteria yang ditetapkan dari Puteri Indonesia dan belajar untuk menempatkan diri,“ujarnya。

Dengan kesungguhannya untuk menjadi Puteri Indonesia,ia mencuri start dengan mulai berolahraga di gym, melatih catwalk dan melatih public speaking- nyya。 Menurutnya,kontes kecantikan juga bukan hanya tentang memiliki tubuh yang kurus,namun lebih kepada tubuh yang sehat。 Menanggapi soal objektifikasi perempuan dalam kontes kecantikan,ia menjelaskan bahwa Yayasan Puteri Indonesia memang memiliki kriteria-kriteria tertentu,namun semata-semata hal tersebut bertujuan untuk memiliki tubuh yang sehat。

Tak hanya tentang fisik dan aspek kecantikan,namun sisi lain seperti mempromosikan nama dan budaya Indonesia juga menjadi kelebihan dari sebuah kontes kecantikan。

“Kita mewakili Indonesia dengan menggunakan kebaya,karya desainer anak bangsa。 Seharusnya kita bangga ketika negara lain meminta desainer lokal untuk dibuatkan baju,agak aneh ketika Anaz dibilang enggak punya nasionalisme,“tambahnya。 Hal tersebut terkait dengan sindiran网友terhadap desainer lokal,Anaz Khairunnas yang membuatkan baju untuk negara-negara lain。

Dengan mempromosikan negara Indonesia,Karina sebagai seorang Sarjana Ekonomi juga melihat potensi pariwisata yang besar dan mampu menambahkan devisa bagi Indonesia。 Hal ini juga menjadi manfaat tersendiri baginya,karena sembari ia sudah menjelahi beragam provinsi di Indonesia,ia juga mmebantu mempromosikan Indonesia di kancah internasional。

(BACA JUGA: )

“Menurut saya ketika kita menang,orang-orang di dunia akan melirik dan berusaha mencari tahu Indonesia。 Ketika mereka googling ,mereka akan tertarik untuk datang ke sini。 Mau enggak mau ketika turis masuk,ada produktivitas,ada cycle ekonomi di situ,“jelasnya。

Hingga kini,masih banyak masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa kontes kecantikan hanya menunjukkan dari segi glamour,objektifikasi perempuan dan menampilkan perempuan yang dianggap cantik secara sosial saja。 Namun pada akhirnya,masyarakat harus lebih menilik hal-hal positif dari eksistensi Indonesia di kancah internasional,baik dari aspek budaya,pariwisata dan ekonomi。

-Rappler.com