匡拚
2019-05-25 05:02:14
2015年7月11日上午10:27发布
2015年7月22日下午10:42更新

YOGYAKARTA,印度尼西亚-Petinju profesional asal Filipina Manny Pacquiao akhirnya memenuhi janjinya untuk mengunjungi terpidana mati kasus narkoba Mary Jane Veloso。

Foto oleh Gatta Dewabrata / Rappler

Foto oleh Gatta Dewabrata / Rappler

Cuaca cerah ketika Manny dan istrinya Jinkee tiba di Lapas Wirogunan,Jumat,10 Juli。 Dalam kunjungan singkat selama 30 menit,Mary Jane memberikan Manny syal bertuliskan nama populernya“Pacman”。 Manny memberikan dia uang。

Mary Jane diduga adalah korban dari perdagangan manusia。 Menurut pengakuannya,dia dijebak untuk membawa heroin di kopernya ke Indonesia。 Dia dijadwalkan untuk dihukum mati pada April lalu,namun pada jam-jam terakhir,pemerintah Indonesia memutuskan untuk menundanya。

Manny dan istrinya datang untuk memberikan dukungan padanya。 Mereka juga berdoa bersama untuk Mary Jane。

Foto oleh Suryo Wibowo /法新社

Foto oleh Suryo Wibowo /法新社

Pada orang dekatnya, “Banyak di antara kita yang berada di luar penjara kehilangan harapan dengan mudah.Tapi lihat Mary Jane,dia di dalam penjara,namun dia masih memiliki iman yang teguh pada Tuhan dan tidak pernah kehilangan harapan。”

Foto oleh Bimo Satrio / EPA

Foto oleh Bimo Satrio / EPA

Manny,yang percaya bahwa Mary Jane tidak bersalah,juga mengunjungi anggota Dewan Perwakilan Rakyat(DPR)di hari yang sama。

“Mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang sudah memberikan kebijaksanaan untuk menunda(eksekusi),”kata Ketua DPR Setya Novanto terkait pembicaraan mereka。

Setya mengatakan Pacman tidak akan ikut campur dan mengintervensi kedaulatan hukum Indonesia。 Dia ingin DPR memfasilitas pertemuan dengan Presiden Joko“Jokowi”Widodo untuk mengucapkan terima kasih atas penundaan eksekusi。

“Proses hukum di Indonesia,dia menghargai,”kata Setya。 - Rappler.com